Kumang

Kumang. Saya ga tau nama resmi atau nama latinnya. Mungkin sama ama keong, mungkin juga ga. Dia adalah hewan Gastropoda — hewan dengan kaki di perut. Yang sebangsa dengan mereka adalah siput.

Yang paling saya inget, hewan ini dulu sering dijual di depan SD dengan harga 500 rupiah saja. Makannya tebu.

Dulu saya dan adek saya juga terkena demam kumang. Beli kumang, taro di toples, kasi air secuil, kasi tebu. Gampang sekali! Biasanya 2 minggu mati, beli lagi, mati lagi. Nah, akhirnya ada seekor kumang yang bertahan cukup lama di tangan kami. Namun suatu hari ia harus pergi juga… pergi mencari rumah yang lebih besar. :’(

Yup, kumang memiliki cangkang. Begitu cangkangnya kekecilan dan ga bisa melindungi dia lagi, maka dia harus keluar cangkang dan mencari cangkang yang baru. Dalam perjalanan mencari rumah baru inilah biasanya kumang piaraan mati. Kan rumah kita ga seperti habitatnya yang banyak cangkang berserakan di mana-mana.

Yang saya bingung: kumang meninggalkan cangkang untuk mencari cangkang yang lebih besar tentu mantan cangkang dari senior kumang. Trus, super super super grand grand grand senior kumang dapat cangkang pengganti dari mana ya? -__-

-Abis nonton tentang Pulau Kumang di Home Channel-

About these ads

One thought on “Kumang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s