Memudahkan segala hal, mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat, …

Teknologi, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Memudahkan segala hal, tapi juga membuat kita menjadi less-prepared. Ohya tambah lagi, membuat malas gerak dan membuat stress. haha

Yaa, menurut saya, begitulah efek dari perkembangan teknologi yang saya rasakan sekarang.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat benar-benar membuat hidup menjadi semakin mudah. Kangen dengan keluarga dan teman-teman di beda kota beda negara? Ga usah repot-repot karena kita tinggal telpon, sms, bahkan video call. Hilang kontak dengan teman-teman masa kecil? Ga perlu pusing juga sih karena situs jejaring sosial memungkinkan kita untuk menemukan mereka kembali. Sekarang, mau membeli sesuatu pun terkadang kita ga usah ‘gerak’, karena sudah banyaknya fasilitas pemesanan barang secara online. Yup, jarak benar-benar tak lagi jadi masalah di sini.

Tapi selain segala kemudahan itu, saya juga merasa kalau teknologi menjauhkan yang dekat dan membuat kita jadi menggampangkan setiap hal. Misalnya aja, saya lagi perlu bahan-bahan kuliah dengan segera, maka teman saya dengan mudah tinggal scan bahan kuliah, trus kirim. Kebayang ga sih gimana kalo jaman dulu. Setidaknya untuk kasus yang sama kita sebaiknya prepare bahan kuliah dari sebelumnya, ga nge-deadline, dan pasti kita berkunjung atau bertemu langsung untuk sharing file.

Terus yang lebih parah tuh chatting-an dengan orang yang ada di deket kita dibanding ngomong langsung. Bales-balesan komentar di situs jejaring sosial, padahal sebelahan. Haha.. Saya sendiri bukannya ga pernah kayak gini. Sering banget YM-an ama tetangga kosan, sampai tadi kita ngobrol langsung, face-to-face, setelah sekian lama. Di akhir obrolan ‘singkat’ yang hampir 2 jam itu, ekspresi kita sama: “udah lama yaa kita ga ngobrol sebanyak ini”, “wah kangen banget ama loe, padahal kamar kita deketan!”, “udah berapa abad yaa kita ga ngobrol langsung gini, hahaha”, dsb. Heeuuu, parah parah, yang dekat jadi berasa jauh. Emang beda sih sensasi ngobrol langsung ama ga langsung.

Contoh lain adalah ketika beberapa orang sedang berkumpul, tapi masing-masing malah sibuk dengan gadgetnya. Ada yang YM-an, twitter-an, plurk-an, facebook-an, dan -an-an lainnya. Hello.., ayo singkirkanlah gadget kalian dan mengobrol lah, hahaha.. Saya juga ga jarang kayak gini, kayaknya harus mulai dikurangi nih kebiasaan autis dengan HP saat lagi kumpul dengan banyak orang. :D

Terus, siapa sih yang ga betah berlama-lama asyik dengan komputer, BB, dan HP nya. Cukup bikin males gerak menurut saya sih, saya juga salah satu korban masalahnya. haha.. Selain itu, waktu itu saya sempet baca salah satu artikel (lupa sumbernya dari mana) yang menuliskan bahwa hasil penelitian menunjukkan penggunaan teknologi (komputer, BB, HP, dan sebagainya) dapat merusak tidur dan meningkatkan stress. Gimana ga? HP dan BB bunyi-bunyi mulu karena notifikasi ini-itu, bikin bentar-bentar ngecek HP yang katanya sampai membuat tidur kita ga berkualitas karena kita selalu waspada sama bunyi-bunyi notifikasi dari HP. haha entahlah yang ini benar atau ga…

Teknologi oh teknologi…

2 thoughts on “Memudahkan segala hal, mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat, …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s