beruntung atau tidak beruntung?

Kemaren ini naek omprengan dan tidur saya di omprengan sangat tidak nyenyak. Hal tersebut dikarenakan seorang mbak-mbak di depan saya sedang menelepon, sibuk sekali. Kenceng pula, berasa omprengan milik dia aja, heuu. Lagi pusing banget dia kayaknya.

Mbak-mbak (MM): gila kamu ya, aku disuruh nunggu ampe jam 12 karena katanya mau dijemput pulang kantor, tapi kamu ga dateng-dateng!

MM: oh, kamu ga mau bicara ama aku lagi? fine! aku juga ga mau bicara ama kamu lagi.

MM: apa? apa? alasan kamu sih kebanyakan. katanya kerja, kerja apa? mana nomer kantor kamu?

……..

dan pembicaraan si mbak-mbak via telepon dengan lawan bicara (yang saya tebak pasti itu pacarnya) berlangsung terus hampir sepanjang jalan.

Lain lagi dengan cerita temen yang dihadapkan pada beberapa pilihan cowo. Temen yang statusnya labil-labil-galau sehingga se-jagat dunia maya tau kalau dia lagi labil. Temen yang ngebet banget pengen punya pacar. Temen yang banyak masalah ini itu dengan pasangannya. Dan lain-lain tak terhitung banyaknya, haha

Dan inilah saya, manusia biasa-biasa saja yang ga pernah atau jarang sekali dipusingkan dengan hal-hal seperti itu. Beruntung? Atau tidak beruntung?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s