Letters to Juliet

Ternyata udah lama banget yaa saya ga posting tentang film-film. Udah lama juga ga nonton film drama. :P

Kemaren ini saya menonton Letters to Juliet bersama ketiga teman saya — Ina, Lala, dan Adit (yup, aneh memang.. ada pria di rombongan nonton kami! padahal filmnya drama, hahaha). Kita nonton di Plaza Semanggi 21 yang cuma ada film itu dan Eclipse. Lagipula hari ini adalah hari terakhir penayangan Letters to Juliet di bioskop di Jakarta dan sekitarnya.

Because true love will have not expired…

Film ini bercerita tentang Sophie (Amanda Seyfried) yang lagi jalan-jalan ke Verona ama tunangannya. Tunangannya yang seorang koki restoran sibuk mencari truffle khas Italy dan ikut pelelangan anggur. Di tengah perjalanan sendiri di kota Verona, Sophie sampai ke suatu tempat yang disebut House of Juliet, rumah legendaris di mana kisah Romeo & Juliet bermula. Sekarang, banyak wanita dari belahan dunia berkunjung ke tempat tersebut, mereka menuliskan surat tentang masalah cinta mereka, dan menempelkan surat tersebut di dinding.

Terdapat beberapa orang relawan yang menamakan diri mereka Secretary of Juliet. Mereka mengumpulkan surat-surat tersebut di sore hari dan membalasnya satu per satu. Daripada liburan bengong bengong geje, akhirnya Sophie membantu Secretary of Juliet untuk membalaskan surat-surat.

Secara tidak sengaja, Sophie menemukan surat dibalik batu dinding. Surat tersebut dikirimkan oleh Claire, 50 tahun yang lalu! Akhirnya surat itu pun di balas.

Suatu hari, ada seorang pria bernama Charlie datang ke tempat Secretary of Juliet untuk menanyakan sebuah balasan surat yang ternyata ditujukan untuk Claire yang merupakan neneknya. Akhirnya dimulailah perjalanan untuk mencari Lorenzo, pria dalam surat yang dituliskan Claire.

Segitu aja deh ceritanya, malas menulis detailnya. :P

Oiya ini salah satu quote terkenal dari film ini:

I am madly, truly, deeply, passionately in love with you…

Yang pasti film ini cukup bagus dan menarik. Apalagi Amanda Seyfried dengan muka mahal-glamor-elegan nya cantik banget di film ini. :D

Setelah nonton film ini saya pengen banget banget banget ke Italy, belajar bahasa Italy, dan jalan-jalan di daerah pinggiran Italy. Yang pasti, kalo saya ke Italy, saya bakal ke Verona dan ke House of Juliet. Tapi eh tapi ada satu hal yang bikin saya ragu ke Italy: kok di film ini kesannya cowo-cowo Italy Don Juan semua ya? Apa karena istilah don munculnya dari sana ya? Tapi setelah berpikir bahwa kalo di Italy bakal bisa nyobain pizza asli sana dan jalan-jalan ke perkebunan anggur, whatever lah dengan don don di sana. Yuk Italy….! :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s