Jalan-jalan ELMMVII ke Kawah Putih, 18072010

Postingan ini bakal berisi cerita jalan-jalan sekumpulan anak-anak Elektro 07 ke Kawah Putih, Ciwidey yang dilaksanain minggu lalu, tepatnya hari Minggu, 18 Juli 2010.

Kawah Putih :)

Pagi-pagi jam 6, kami (gw ina amel gunung adit imam syafiq hilman ganang dicky syobri cakson) berkumpul di gerbang depan biar bisa berangkat jam 7. Setelah semua berkumpul, jalan deh dengan menggunakan 2 mobil, mobil gunung dan adit.

Sesampainya di kawasan wisata Kawah Putih, kami harus membeli tiket masuk seharga dua-puluh-lima-ribu-rupiah, gw ulangi lagi 25.000 RUPIAH! Mahal bangeeeeet -__-”

Tapi apa boleh buat, akhirnya kita beli juga. Untungnya, tiket tersebut udah termasuk mobil ontang-anting untuk pulang-pergi dari bawah ke tempat kawah. Dengan ontang-anting yang ngebut dan jalanan naik turun berliku-liku, akhirnya kami sampai dengan cepat ke kawah putih yang berjarak sekitar 5 km dari bawah.

Sampai kawah putih tentu saja jepret foto di sana-sini, trus udah aja. Bingung mau ngapain lagi, akhirnya kita keluar sampai kita menemukan petunjuk jalan ini:

<-- Kawah Putih 50 m ; Kawah Saat 2 km -->

Kawah Saat? Apa itu? Kalo dari namanya sih berarti kawah yang udah saat alias ga ada isinya lagi. Karena rasa keingintahuan kami sangat besar, akhirnya kami mulai berjalan ke arah yang ditunjukkan dengan panah.

Jalan 10 meter masih fine fine aja. Masih ada orang berfoto-foto, foto pre-wed nampaknya. Entah beberapa meter kemudian, suasana mulai aneh, pepohonan mulai rimbun, jalan yang dipijak mulai curam dan ga berbentuk, kawah putih di bawah sana pun mulai ga keliatan. Akhirnya sekitar 1 jam perjalanan, sampai lah kita di tanah datar yang lumayan lebar. Daaan.., sempet-sempetnya ketemu mas mas ama mbak mbak di sana. FYI, tempat itu ternyata adalah Puncak Gunung Patuha (2400 dpl)!!! Kyaaa, seumur-umur baru pernah sampai ke puncak gunung XD

Oiya, kata si mas mas itu, ternyata untuk sampai ke Kawah Saat, kita harus turun lagi ke sisi gunung yang lain kira-kira 1 km. Akhirnya kita lanjutkan perjalanan… Eh belom sampai 10 meter, kita terdiam, lalu “mundur mundur!”. Ternyata jalan yang harus dilalui curam sekaliii. Ya curam, ya licin. Bahaya lah. Akhirnya kita putuskan untuk balik aja.

Yap, perjalanan balik ternyata ga semudah perjalanan saat berangkat. Pas berangkat, kendala yang dihadapi ya capek nanjak. Pas balik, turunan memang menyenangkan dan ga terlalu capek, tapiii licin nya itu lhooo -__-; belom lagi sepatu yang gw pake adalah crocs yang sangat sangat ga mendukung buat naek-turun gunung. Alhasil di perjalanan turun gunung, gw jatoh ampe lebih dari 3 kali, meninggalkan bekas coklat-coklat di jeans gw, hahaha… Thanks banget untuk teman-teman atas pertolongannya selama mendaki, dan thanks banget untuk Hilman atas segala kesabarannya dalam membantu gw selama perjalanan turun. :D

Pas kita nyampe bawah, kabut udah turun ke Kawah Putih. Baguuus banget :) Saat yang tepat untuk foto-foto!

Setelah memproduksi foto sebanyak mungkin, kita balik ke tempat parkir di bawah naek ontang-anting (lagi). Setelah itu kita makan bareng deh di Sangu Liwet, thanks to Sabrina atas traktirannya. :)

Hari yang indah. Pengalaman yang menyenangkan. Perjalanan yang berkesan.

Terima kasih teman-teman… Ditunggu rencana jalan-jalan selanjutnya :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s