Bali Trip (2): diving, Uluwatu, GWK, Jimbaran

melanjutkan seri tulisan yang telat hampir sebulan -_-

Selasa, 11 Januari 2011

Pagi-pagi bangun. Ngopi-ngopi di teras kamar hotel sambil ngumpulin nyawa.

Oiya, hotel yang gw tempatin ini, Adhi Jaya Hotel, bentuknya berupa bungalow-bungalow, ada yang bukan juga sih. Enak, jadi ada terasnya.

foto dari depan kamar hotel

Abis itu kita sarapan di restoran punya si hotel ini, namanya Beras Merah. Sarapannya buffet. Kalo yang menginap di hotel sih sarapannya gratis, tapi kalo pengunjung biasa dikenai tarif Rp75000 untuk sarapan buffet ini.

Menu sarapannya lengkap: main course, macem-macem jus, salad, buah, sereal, pancake, roti, puding, cake, omelet, teh, kopi, susu.

Daaaan, yang paling enak dari semuanya adalah OMELET nyaa! Omelet ini dibuat by request ama chef nya, jadi kita tinggal pesen ke chef nya.

omelet di Beras Merah

Omeletnya super enak dan lembut. Dibuat dari telor, susu, bawang bombay, tomat, daging asap, dan jamur. Makanan ini jadi makanan favorit dan langganan setiap sarapan di sini. :9

Abis sarapan, kita jalan jalan ke pantai Kuta walaupun ga tau mau ngapain. Ga berminat juga sih berjemur-jemur. Kulit gw udah cukup coklat dibanding bule-bule itu. Jalanan pagi hari di Kartika Plaza, Kuta Square, dan pantai Kuta agak sepi. Mungkin orang-orang malah baru pulang abis dugem. Jam nya hangover ini. Hahaha

Enak juga jalan-jalan di pantai. Sayang banget sekarang pantai dan jalan rayanya dibatasi tembok, dulu kan katanya ga. Di pantai ini ketemu beach boys yang yaaaah tipikal beach boys: kulit hitam, sebelahan ama surfing board, pake kacamata gaya, telanjang dada biar oke, dan siul siul genit. Ketemu juga ama ibu-ibu yang suka kepangin rambut orang. Maaf pisan bu, saya ga tertarik, nanti rambut saya jadi keriting. :p

Jalan-jalan di Kuta tak lupa untuk…..:

foto norak di depan Hard Rock :p

Di jalan menuju hotel, ada beberapa bule yang bertanya arah sama mas mas di jalan. Dan hebatnya: si mas mas itu dengan lancarnya menjelaskan arah tersebut dengan bahasa Inggris. Hmm kayaknya emang salah satu syarat hidup di Bali adalah kemampuan conversation dalam bahasa Inggris.

DIVING

Siang-siang kita dijemput sama Oom Dharma dan diajak ke tempat watersport punya dia di Tanjung Benoa, Adi Dive and Water Sport. Di sana kita bisa diving, snorkeling, jetski-ing, fly fish-ing, banana boat-ing, parasailing, dan lain-lain. Sayang sekali karena parasailing lagi ga bisa dimaenin karena anginnya lagi ga bagus. Akhirnya gw pilih diving!

Diving suit up! Ambil google. Tes kaki kataknya. Lalu kita berperahu ke tengah laut.

Sebelum turun ke medan yang dituju, kita di briefing dulu sama si pembimbing (satu orang satu pembimbing). Diajarin caranya ambil napas pake tabung oksigen, cara mengatasi kuping yang berdengung akibat tekanan air, cara mengatasi air yang masuk ke google, dan lain-lain.

Katanya sih, diving cukup mudah. Ga bisa renang juga ga masalah, yang penting tenang dan tetap napas. :)

So, gw turun perlahan-lahan bersama si pembimbing. Pembimbing gw bernama Kadek. Seperti beachboy kebanyakan: Kadek berkulit hitam, berbody oke, muka lumayan asal mingkem, dan tentu saja flirting flirting mulu. Salaman tangan gw ga dilepas-lepas dan ampe capek gw digombalin. -_-

Kadek selalu mengecek kesiapan gw untuk turun ke laut yang lebih dalam. Sampai di bawah, kita foto-foto deh bareng karang dan ikan-ikan. Terkadang gw tersenyum pas liat kamera terus lupa kalo itu lagi di dalem air. Jadi aja si selang tabung hampir lepas. -_- Terus kasi makan ikan, dan foto-foto lagi. Seruuuuu…! Di bawah bagus banget. Ikannya lucu warna-warni kayak di tipi tipi. >_<

Sampai di kedalaman sekitar 10 meter, gw udah ga kuat lagi karena blom terbiasa dengan tekanan air. Telinga gw sakit dan udah capek napas pake tabung. Alhasil gw minta naek ke perahu.

Yeay, finally I’ve had my first diving experience! Seru seru seru, mau lagiii…..! Sayang banget foto dan video divingnya ketinggalan di tempatnya Oom Dharma. :|

ULUWATU

Abis dari diving, kita diajak Oom Dharma dan istrinya ke Uluwatu. Uluwatu merupakan Pura yang terletak di atas tebing, sesuai dengan namanya ‘ulu’ yang berarti atas dan ‘watu’ yang berarti batu.

Uluwatu

Pemandangan di Pura Uluwatu ini indaaaah banget! Kalo liat ke bawah langsung laut lepas. Pura di Uluwatu dibangun pada abad ke-15. Betapa hebatnya membangun pura di atas tebing pada masa itu. :)

Di pintu masuk, kita akan dipakaian sarung bali karena akan memasuki tempat suci. Kemudian kita akan ditemani oleh seorang pemandu. Orang yang memandu saya adalah seorang ibu ibu. Sebelum masuk, kita diperingatkan untuk menjaga barang-barang seperti kacamata, kamera, hp, topi, tas, dan sebagainya karena banyaknya monyet-monyet iseng di daerah ini.  Saat perjalanan baru setengah jalan aja, gw udah liat ada turis asing yang kacamatanya diambil. Ada sih beberapa monyet yang baik dan ramah yang bisa dikasi makanan, tapi ga banyak. Oiya, konon katanya di Uluwatu ini ada raja monyet yang berukuran sangat besar dan berwarna hitam, mungkin seperti gorilla. Raja monyet ini jaraaaang sekali keluar dari hutan, dan apabila ia keluar dari hutan dan menampakkan diri, akan terjadi sesuatu hal yang besar seperti musibah.

Dari Uluwatu, kita ke…

GARUDA WISNU KENCANA (GWK)

GWK merupakan proyek pembuatan patung perunggu terbesar di Asia Tenggara. Patung Wisnu yang mengendarai Garuda. Katanya sebesar ini dibuatnya di pulau Jawa karena bahan bakunya (perunggu) ga ada di Bali, lalu setelah bagian-bagiannya jadi dikirim ke Bali dan disambungkan. Saat ini bagian yang jadi ‘baru’ kepala Garuda serta kepala, badan, dan tangan Wisnu.

Bener-bener deh ga kebayang cara bikin patung ini. Ga kebayang juga patung ini nantinya bakal jadi segede apa, abis foto-foto di depan bagian patung aja udah bener-bener ga bisa narsis alias GA KELIATAN!

 

di depan patung kepala Garuda
di depan patung Wisnu

Dari patung kecil yang gw liat, gw mengasumsikan kalo patung ini nanti jadinya bakal kayak gini:

GA KEBAYANG NANTI JADINYA SEGEDE APA! :o

Selain patung, di GWK ini juga suka ada pertunjukan tarian di waktu-waktu tertentu (ada jadwalnya). Pas gw dateng sih kebetulan lagi ada pertunjukan tari Barong tapi udah mau selesai. :(

OOT. Sebenernya di perjalanan antara Uluwatu dan GWK ada sebuah daerah pariwisata yang terkenal lagi, yaitu Dreamland Beach. Gw ga kesana sih. Dreamland Beach kabarnya baguuus banget, jauh lebih bagus dari pantai lainnya di Bali. Masih bersih dan terawat. Tapi, mahal. Masuk bayar. Ke toilet bayar mahal. Apa-apa bayar mahal.

Trus, di Dreamland Beach ini pake hukum internasional karena tadinya daerah ini emang khusus dikembangkan dengan sasaran turis mancanegara. Karena hukum internasional itu katanya di pantai ini boleh mabuk-mabukan dan telanjang. -_-

Back to topic… Setelah muter-muter di GWK liat patung-patung gede, perjalanan kita lanjutkan ke…

JIMBARAN

Ke Jimbaran untuk apa lagi selain nikmatin seafood nya yang dewaaa! Sepanjang pantai Jimbaran emang didominasi oleh restauran-restauran dengan pemandangan laut. Romantis banget deh! <3

Kita ke Jimbaran untuk makan malam di Damos Cafe. Early dinner sih karena sebenernya saat itu masih sore dan SUNSET!

Makan seafood enak banyak berlimpah di pinggir pantai, sepoy sepoy angin, liat sunset. Bener-bener romantis dan wah!

(oh dan gw baru sadar kalo sunset itu berlalu sangat cepat. saat matahari di atas keliatannya lamaaa banget turun, tapi pas udah deket batas laut, dalam beberapa detik matahari langsung tenggelam)

Abis makan, nyenyak, ditambah capek dan seneng, bener-bener waktu yang pas buat istirahat. :p

Special thanks to Oom dan Tante Dharma untuk perjalanan dan makan-makan hari ini. Karena mereka, gw bisa diving, jalan-jalan, makan-makan gratis tis tis. Sungguh segala kebaikanmu tak akan kulupa :)

One thought on “Bali Trip (2): diving, Uluwatu, GWK, Jimbaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s