Hukum Anti-Ketertarikan

Ketika anda tidak menyukai sesuatu, maka hal tersebut akan semakin mendekati anda.

Begitulah bunyi hukum anti-ketertarikan yang baru saya buat beberapa saat yang lalu. Bukan tanpa dasar, hukum ini saya buat karena beberapa kejadian yang saya alami dan mungkin juga sering dialami oleh orang banyak.

Berikut beberapa contoh hukum anti-ketertarikan:

  • Saya TIDAK suka mie instan.

Iya, saya tidak suka memakan mie instan. Menghirup aromanya saja saya segan. Tapi, saya hidup di keluarga yang suka mie instan. Kalau pulang ke rumah, saya sering disuruh makan mie instan, dengan agak terpaksa dan berujung sakit perut. Pacar saya juga pecinta mie instan. Ia sering menghasut saya untuk makan mie instan. Bahkan, kemarin saat berbelanja sedikit di mini market, entah dalam rangka apa saya mendapat hadiah mie instan gratis, yang sepertinya tidak akan saya makan. Dari pengalaman ini, semakin saya tidak suka mie instan, semakin banyak kejadian yang mendekatkan saya dengan mie instan. Hoek.

  • Saya BENCI cicak.

Saya benci, saya takut. Hewan paling menakutkan di muka bumi menurut saya adalah cicak (+reptil, +kodok; tapi mari kita fokuskan saja pada cicak). Saya takut melihatnya secara langsung, dalam TV, bahkan dalam bentuk animasinya. Tapi, semakin saya tidak suka cicak, rasanya cicak semakin dekat dengan kehidupan saya. Sebulan terakhir, kamar kost saya kemasukan cicak. Saya kalap. Untungnya saya tidak di kost-an selama 2 minggu. Saat saya kembali, cicak tersebut masih ada. Bahkan semakin dekat dengan tempat tidur saya. Belum lagi suaranya meneror saya setiap hari. Semakin saya tidak suka, semakin saya panik, cicak tersebut semakin meneror saya. God… :'(((

  • Dia TIDAK suka kucing.

Ini cerita tentang teman saya yang tidak suka kucing. Apabila kami makan di luar dan ada kucing, tebak siapa yang didekati? Dia! Saya yang memanggil-manggil kucing tersebut di nomor-kesekiankan atau bahkan tidak diacuhkan. Aneh.

…dan masih banyak lagi cerita-cerita sejenis. Apakah anda pernah mengalaminya?

2 thoughts on “Hukum Anti-Ketertarikan

  1. iya nisaaa. aku juga ngerasa. semakin aku ga suka kucing kok kayanya dia liatin aku terus, terus malah ngedeketin. *ini geer bukan ya?

    1. kalo itu bisa jadi geer, mel. hahaha
      tapi kalo diliat-liat emang gtu ya seringnya. makin ga suka makin di deketin. :-?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s