gagal Planetarium :(

Sabtu kemarin, tiba-tiba Aditya ngajak ke Planetarium. KYAAA, I’m so so so excited! Kangen banget sama wahana simulasi astronomis ini, berhubung dulu pernah punya cita-cita jadi astronot. :D :D
Terakhir kali ke sana kayaknya pas SD. Yang saya ingat, saya masuk ke studio dan duduk di kursi yang landai sehingga kita dapat melihat langit-langit studio dengan mudah. Lampu dipadamkan dan muncullah konstelasi bintang dan benda-benda astronomis. Sejalan dengan pertunjukkan tersebut, terdengar pula narasi bahasa Indonesia yang menjelaskan apa yang sedang terjadi di “layar”.

Planetarium Jakarta terletak di dalam kompleks Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, Rp3500 untuk anak-anak dan Rp7000 untuk dewasa. Adapun jadwal pertunjukannya seperti berikut:
– Senin : libur (jadwal maintenance)
– Selasa s.d. Jumat: 16.30
– Sabtu, Minggu, dan hari libur: 10.00, 11.30, 13.00, dan 14.30

Kemarin saya rencananya berangkat dari rumah untuk mengejar pertunjukan pukul 11.30. Apa daya kesasar berkali-kali dan akhirnya baru sampai jam 11.45. Saat itu antrian di depan loket tiket sudah cukup panjang dan mengular (kayak ngantri wahana dufan -_- ), mas-mas petugas pun sudah memperingatkan bahwa saya dan Aditya ga bakal dapet tiket jam 13.00. Yasuwdahlah kita tetep ngantri biar dapet tiket pertunjukan pukul 14.30. Jadi rencananya kita beli tiket dulu, trus makan siang di sekitar situ sambil nunggu jam pertunjukan.

TAPIII. . . . . . .

Setelah setengah jam mengantri, ada mas-mas petugas lain yang memperingatkan bahwa ticket box baru dibuka lagi pukul 13.30 (jadi, ticket box baru dibuka satu jam sebelum pertunjukan dimulai). WTF! Sial banget lah udah lama-lama ngantri tapi harus nunggu sekitar 1.5 jam lagi sampai ticket box buka.

So, apa yang kami lakukan? Hmm pertimbangannya begini:

  1. STAY. Berarti kita harus menunggu 1.5jam untuk dapat tiket dan harus menunggu 1 jam lagi untuk menonton pertunjukan. Bosan bosan bosan, buang-buang waktu, lapar, sebel.
  2. LEAVE AND BACK. Heeuhh no hope banget dapet tiket. Karena setelah diamati sepertinya orang-orang di sana tetap sabar mengantri. Yang ada pas kita balik, kita mulai antrian dari belakang lagi dan kemungkinan ga dapet tiket karena masih ada orang-orang yang berdatangan. Ga bosan, ga buang-buang waktu, sudah kenyang, tapi super sebel dan hampir pasti sia-sia.
  3. LEAVE. Ga bosan, gajadi nonton, ga buang-buang waktu, tapi kecewa.

Akhirnya: LEAVE. Yap, kami pergi dengan kekecewaan dan kekesalan di wajah Aditya. Sereeem pokoknya liat muka doi >_<

Menurut saya, sistem ticket box di Planetarium Jakarta itu kurang efektif. Kenapa tidak menerapkan sistem seperti di bioskop saja? Jadi saya bisa saja datang pagi dan beli tiket pertunjukan siang. Dengan sistem yang dijalankan sekarang berarti sebaiknya dateng pagi-pagi sekali — jam 9 kurang — supaya langsung dapat kursi dan tidak buang-buang waktu mengantri.

Selain itu, saya juga kecewa dengan kebersihan di Planetarium ini. Baru sampai bagian depannya saya udah banyak sampah dimana-mana. Di kursi mengular tempat antrian apalagi. Sampah bungkus makanan dan minuman menumpuk. Huuuh segitu kurang sadarnya ya pengunjung terhadap kebersihan tempat umum. Sampah! Petugas yang ada juga tidak tegas sih. Harusnya yang buang sampah sembarangan gitu ditindak dong, jelas-jelas di deketnya udah ada tempat sampah. :(

Selain kekecewaan-kekecewaan di atas, saya cukup senang karena ternyata Planetarium Jakarta ini masih ramai pengunjung, yaaah walaupun banyakan anak-anak. Setidaknya tempat ini masih punya daya tarik dan bisa menjadi alternatif wisata di Jakarta. Maju terus Planetarium. Semoga tetap jaya, ga kalah sama mal-mal yang berceceran di seluruh penjuru Jakarta.

One thought on “gagal Planetarium :(

  1. trims atas info dan share pengalamannya yaaa ;)
    saya sama temen2 rencana sabtu besok mau ke planetarium soalnya
    belom pernah soalnya, jaman sd ke dufan mulu gak pernah kesana hehehe…
    jadi daripada ke mall mulu bosseeeen, ,mau kesana.. huff, dan sepertinya harus berjuang untuk dapetin tiket yaaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s