Benihana

Jumat lalu saya pergi makan siang dengan teman kantor ke Benihana, Grand Indonesia.

DSC_1314

Benihana terletak di East Mall GI, lantai 3A, dekat dengan Food Louvre. Saya udah sering mondar-mandir depan resto-nya. Awalnya saya pikir ini semacam makanan Hawaii karena namanya yang eksotis (halah), atau makanan Jepang seperti Hanamasa dan resto shabu-shabu lainnya. Ternyata eh ternyata bukan. Saya pikir juga tempatnya kecil karena dari depan keliatannya secuil. Ternyata eh ternyata salah juga.

Kami berlima memesan tiga set platter untuk di-shared karena konon satu platter bisa untuk dua orang. Kami memesan Hibachi Steak, terus lupa, terus lupa. Pokoknya dua platter yang lain isinya salmon, shrimp, dan lobster. Paket ini sudah termasuk sup dan salad sebagai appetizer dan nasi. Sup-nya rasanya semacam chicken soup, enak hangat. Tapi aku kan sensi ya sama yang asin asin jadi menurut aku keasinan. Terus kalo saladnya sih segar tapi sauce nya agak asam, mustard atau ginger kali ya (ngasal).

Tempat duduk kami serupa sushi bar dengan meja U-shape. Di tengah tengah ada chef yang memasak. Sebelum memulai, dia memperkenalkan diri, namanya Chef Rocky, Riko, ah ingatan saya buruk, kita panggil saja Chef R. FYI, chef-nya ganteng. Sekian.

Yang bilang no pic = hoax, ini fotonya. Tapi burem (buremnya aja kece, udah kece jago masak pula). T-T

DSC_1315

Pertama-tama, Chef R memainkan instrumen dengan kitchen utensils-nya. Kewl!  Liat ini jadi inget Cookin’ Nanta Show di Korea.

Kemudian dia memperkenalkan berbagai macam saus ini itu. Saus ini pedas, ini manis, ini cocok untuk sayuran dan seafood, ini cocok untuk daging dan ayam. Selanjutnya dia mulai memasak onion, zucchini dan Portobello mushroom. Terus show off lagi deh. Dia membuat stack onion terus dia pegang api (iya pegang api!) terus apinya dilempar dan onion-nya jadi kayak volcano. Huwooo. My kampong personality is bangkit! :))

Setelah semuanya dihidangkan, Chef R mulai membuat nasi goreng. Telurnya di spin, di juggling junggling pake osengan (jago pisaaan!), di lempar sana sini ga pecah pecah, baru deh masak. Ngeliatnya bikin inget episode HIMYM yang Barney atraksi atraksi gini, apalagi pas liat chef meja sebelah atraksi shrimp in to the pocket. Ahahahaha Barney can do it, too!

Lalu dimulailah masak masak.

Jadi ini toh ‘eatertainment’ experience dari Benihana. Bener-bener pengalaman baru dan seru. Chef-nya asik, atraktif dan interaktif. Makanannya juga oke. Beberapa makanan emang biasa aja sih rasanya. Favorite saya vodka onion, tenderloin steak medium well, dan grilled salmon. Oiya, bener bener ga nyangka saya bisa suka sama onion kayak gtu. Enak banget, ga kayak onion, ga bikin bau mulut, dan ga pedas di mata. Taunya yang api api tadi tuh dari vodka. Ahahaha :))

Untuk tempatnya sendiri oke dan cozy. Konon itu lagi mulai renov jadi nanti ada seat yang viewnya ke Bundaran HI (hih ngeliatin macet, hahaha). IMO, kalo ke sini sih cocoknya small group gtu ya. Kalo sendiri zonk amat man to man sama chef nya. Kalo berdua sama pasangan err kurang enak juga diliatin mas chef nya. Kalo keramean, hmm nanti mejanya pisah, ga asik deh.

FYI, Untuk harga yaaa agak agak sih, bisa 200-250 per orang. (untung kemaren ditraktir! :p)

Bakalan ke sini lagi ga? Ya suatu hari nanti lah, ga sering sering. Once in a while, once in a lifetime harus coba cobi yang beginian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s